“Stasiun Yogyakarta sebagai salah satu stasiun tertua di Indonesia, menjadi lokasi strategis untuk menyampaikan pesan pelestarian budaya kepada generasi muda,” ujar Bambang.
Baca Juga: Pesona Air Terjun Asin Pantai Nambung
“Kereta api bukan hanya alat transportasi, tetapi juga penghubung antartradisi. Melalui pameran ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk mencintai sejarah dan warisan budaya Indonesia yaitu batik,” tambahnya.
Selama pameran berlangsung pengunjung dapat menikmati berbagai kegiatan, mulai dari pertunjukan musik klasik, akustik, dan harmonika, hingga sesi Nyanting & Healing yang mengajak pengunjung merasakan proses membatik secara langsung.
Ragam acara ini dirancang untuk mempererat hubungan generasi muda dengan seni dan budaya Nusantara.
Baca Juga: Stasiun Whoosh Karawang Siap Dibuka Mulai 24 Desember 2024
“Sebagai salah satu kota wisata, Yogyakarta tidak hanya menawarkan keindahan alam tetapi juga warisan budaya seperti seni batik, gamelan, dan tarian tradisional. Pameran ini merupakan kesempatan bagi masyarakat untuk lebih mengenal dan mencintai kekayaan budaya Indonesia yang hadir di Stasiun Yogyakarta,” tutup Bambang.***
Artikel Terkait
Mengenal Motif Batik dan Maknanya
Persahabatan Korea Selatan dan Indonesia di Batik Motif Mugunghwa
Batik Kayu Desa Krebet Jadi Suvenir Resmi Event-event Internasional
Promosikan Warisan Budaya, Pemilihan Putra-Putri Batik Nusantara 2024 Siap Digelar
Memaknai Artistik Batik Dalam Dimensi Baru di Cemara 6 Galeri