Penumpang Whoosh Tembus 2,9 Juta per Juni 2025, KCIC Inovasi Lewat Skema Tarif dan Layanan

photo author
Setiyo Bardono, Tinemu
- Jumat, 4 Juli 2025 | 10:20 WIB
Antrian penumpang memasuki peron stasiun kereta cepat Whoosh. (Dok. KCIC)
Antrian penumpang memasuki peron stasiun kereta cepat Whoosh. (Dok. KCIC)

TINEMU.COM - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat lonjakan signifikan jumlah penumpang kereta cepat Whoosh sepanjang semester pertama tahun 2025. Hingga akhir Juni, total penumpang yang telah dilayani mencapai 2.936.599 orang.

Angka ini mengalami peningkatan sekitar 10 persen dibandingkan periode yang sama pada 2024, yang mencatatkan 2.668.894 penumpang.

Peningkatan jumlah penumpang ini didorong oleh sejumlah faktor, termasuk momentum libur panjang seperti Idulfitri dan libur sekolah, yang mendorong lonjakan penumpang harian.

Baca Juga: MOCA Singapura Gelar ‘A Path to Glory’: Legenda Sastra Silat dan Patung Kontemporer

Pada momen-momen tersebut, rata-rata jumlah penumpang mencapai 24.000 hingga 25.000 orang per hari. Bahkan, rekor tertinggi dicatat pada 27 Juni 2025, bertepatan dengan libur Tahun Baru Islam dan liburan sekolah, dengan 26.770 penumpang dalam satu hari.

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menyatakan bahwa capaian ini mencerminkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap Whoosh sebagai moda transportasi cepat dan andal di koridor Jakarta–Bandung.

“Salah satu faktor utama peningkatan ini adalah inovasi skema tarif serta penambahan jumlah perjalanan harian dari 48 menjadi 62 perjalanan. Kini, keberangkatan tersedia setiap 30 menit sekali, memungkinkan lebih banyak masyarakat terlayani,” ujar Eva.

Baca Juga: Kapolri: Perwira Baru Harus Terus Adaptif Demi Kesiapan Hadapi Berbagai Tantangan

Selain peningkatan jumlah perjalanan, KCIC juga mengembangkan jangkauan layanannya dengan beroperasinya Stasiun Karawang secara penuh sejak awal tahun. Rata-rata 1.000 hingga 2.000 penumpang per hari kini memanfaatkan stasiun tersebut sebagai titik naik-turun, memberikan kemudahan akses bagi masyarakat Karawang dan sekitarnya.

Inovasi juga hadir dalam bentuk skema tarif berlangganan baru yang dinilai lebih hemat. KCIC memperkenalkan kartu berlangganan dengan tarif Rp200.000 per perjalanan untuk rute Jakarta–Bandung maupun sebaliknya.

Tarif ini lebih murah 43 persen dibandingkan tarif normal, sehingga semakin terjangkau bagi masyarakat yang rutin bepergian.

Baca Juga: Pernyataan KDM, Picu Gelombang Protes Wartawan!

Tak hanya itu, KCIC juga memberikan fleksibilitas baru bagi penumpang melalui kebijakan reschedule tiket hingga 15 menit setelah jadwal keberangkatan tanpa dikenakan biaya tambahan. Kebijakan ini dinilai memberikan keleluasaan lebih bagi penumpang yang mengalami keterlambatan.

Dari sisi pelayanan, KCIC terus menambah dan menyempurnakan fasilitas untuk meningkatkan pengalaman perjalanan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Setiyo Bardono

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Astrid Rilis Album Terbarunya Lewat Jalur Indie

Rabu, 15 April 2026 | 20:44 WIB

Reli IHSG Dinilai Rentan dan Bersifat Sementara

Senin, 13 April 2026 | 10:43 WIB
X