Menurut Abdullah, pemerintah hanya akan merilis data jemaah wafat yang telah keluar COD-nya (Certificate of dead) dari pihak berwenang. Seluruh jemaah yang wafat di Arab Saudi akan dibadalhajikan.
Baca Juga: Opini: Melihat Hidup Dengan Optimis Lewat Puisi Chairil Anwar
Penyelenggaraan haji 1443 H/2022 M bertepatan dengan musim panas. Menurut Abdullah, kondisi cuaca rata-rata di Arab Saudi pada hari ini berkisar antara 30°C - 43°C dengan kelembaban rata-rata 8%.
Jemaah diimbau untuk tidak banyak beraktivitas di luar ruangan mengingat suhu udara di Arab Saudi cukup panas.
“Jemaah haji kami harap selalu menerapkan protokol kesehatan, makan dan minum tepat waktu dan beristirahat yang cukup,” tandasnya.
Baca Juga: Peringati Hari Lingkungan Hidup, KLHK Libatkan Komunitas Bersihkan Sungai Ciliwung
Keluarga jemaah haji di Indonesia juga diharapkan dapat mengingatkan para jemaah, baik yang sudah berangkat ke Arab Saudi maupun yang masih di tanah air
Berikut data keberangkatan jemaah haji pada 5 Juni 2022:
- Embarkasi Padang: PDG2 dengan 393 jemaah.
- Embarkasi Jakarta Bekasi: JKS3 dan JKS4, masing-masing 410 jemaah.
- Embarkasi Solo: SOC3 dan SOC4, masing-masing 360 jemaah.
- Embarkasi Surabaya: SUB2 dengan 450 jemaah.
- Embarkasi Jakarta Pondokgede: JKG2 dan JKG3, masing-masing 393 jemaah.***
Artikel Terkait
Antisipasi Heat Stroke Saat Ibadah Haji, Kenali Tanda-Tandanya
Cegah Heat Stroke pada Musim Haji: Jangan Tunggu Haus!
Aplikasi TeleJemaah, Permudah Pantau Kesehatan Jemaah Haji Indonesia Risiko Tinggi
Menag Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Indonesia
Jemaah Haji Mulai Diberangkatkan, Calhaj Risti Diberi Wrist Band