TINEMU.COM - PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus melanjutkan pemberian bantuan untuk korban bencana gempa bumi di Kabupaten Cianjur, salah satunya dengan melakukan trauma healing.
Para pegawai KAI melakukan trauma healing bagi para korban terutama anak-anak dengan mengajaknya bermain dan bercerita agar tetap dapat kuat dalam melewati masa-masa bencana ini.
VP Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan trauma healing KAI lakukan sebagai langkah rehabilitasi bagi para korban bencana gempa di Cianjur, khususnya anak-anak untuk memperkuat psikologis pasca bencana.
Baca Juga: Momentum Hari Guru Nasional, Kemenag Rilis Pusaka Super Apps untuk Integrasikan Layanan
“Melalui Program KAI Mengabdi yang berfokus pada sosial dan lingkungan, jajaran pegawai KAI yang tergabung dalam Tim KAI Menginspirasi ikut berkontribusi dalam membantu meringankan beban korban Gempa Bumi Cianjur,” ujar Joni melalui keterangan tertulis pada 25 November 2022.
Adapun para relawan KAI tersebut terdiri dari para pegawai KAI dengan berbagai formasi pekerjaan seperti operasional, perawatan sarana, prasarana, administrasi, dan lainnya. Para relawan tersebut dengan cekatan memberikan pertolongan kepada para korban bencana seperti mendirikan tenda, membantu logistik, dan berjaga malam.
Pada kesempatan yang sama Menteri BUMN Erick Thohir meninjau Langsung Posko Pemulihan Trauma Korban Gempa di Cianjur pada Jumat, 25 November 2022. Erick Thohir berinteraksi dengan para korban, menghibur anak-anak, dan memberikan motivasi semangat untuk para korban.
Baca Juga: Presiden Jokowi: Pemimpin yang Mikirin Rakyat Itu Contohnya Rambutnya Sampai Putih Semua
Erick Thohir mengatakan, seluruh BUMN akan berkolaborasi untuk membangun fasilitas kesehatan yang rusak akibat guncangan gempa di Cianjur. Bangunan tersebut akan dibangun dengan konstruksi tahan gempa.
Dalam penanganan bantuan, KAI dan seluruh BUMN bergotong royong agar pengiriman bantuan dan penanganan bencana ini dapat lebih cepat dan tepat sasaran. KAI terus berkordinasi melalui Posko Satgas BUMN Provinsi Jawa Barat Penanganan Darurat Bencana Gempa Bumi Kab. Cianjur yang dibentuk oleh Menteri BUMN Erick Thohir.
Dalam Satgas BUMN tersebut KAI bertugas sebagai Divisi Analisis Data. Tugasnya untuk mendata jumlah korban, kebutuhan bantuan, distribusi bantuan, dan lainnya. Sehingga bantuan-bantuan yang disalurkan kepada para korban bencana tepat guna karena telah ditentukan sesuai kebutuhan.
Baca Juga: Erajaya Active Lifestyle meresmikan gerai baru Urban Republic dan ASICS
Dalam hal penanganan bencana gempa bumi ini, KAI menerjunkan 6 orang petugas posko, 18 orang petugas medis, 15 orang petugas pengamanan untuk membantu distribusi logistik, serta 9 orang relawan dimana 2 orang standby di posko Satgas BUMN dan 7 orang turun di lokasi Desa Limbangan Sari.
Selain itu KAI menyediakan 2 unit ambulans, 2 mobil operasional, 1 pick up, 3 tenda, dan 1 unit Rail Clinic untuk membantu korban bencana gempa bumi di Kabupaten Cianjur. Sejak 23 November hingga 25 November 2022, terdapat sebanyak 217 pasien yang berkunjung ke Rail Clinic.
Artikel Terkait
BNPB Koordinasikan Percepatan Penanganan Gempa Cianjur M 5,6
Update Gempa Cianjur, BNPB: 268 Warga Meninggal Dunia
Update Gempa Cianjur, BNPB: 271 Warga Meninggal Dunia
Bantu Korban Gempa Cianjur, KAI Hadirkan Rail Clinic di Stasiun Cianjur
Presiden Kembali Tinjau Lokasi Terdampak Gempa Cianjur dan Berikan Bantuan