Sultan Harun Ar Rasyid menggeleng-gelengkan kepalanya, di pikirannya terbersit untuk bisa mengolok-olok Al-Ashmu'i dari ceritanya itu sebab tadi dikatakan bahwa orang berilmu akan memandang dari apa yang ditutupi oleh kecantikan atau ketampanan.
Baca Juga: Nyaman Kerja Jarak Jauh dengan Jabra PanaCast 20
"Duhai Al-Ashmu'i kalau dirimu merasa sebagai orang yang berilmu dan seperti katamu orang berilmu memandang dari yang ditutupi oleh kecantikan, mengapa kau bertanya hanya kepada perempuan cantik itu saja, tidak kepada suaminya yang buruk rupa?"
"Aduh, Tuanku salah mengerti lagi. Saya hanya ingin berlaku bijak, karena orang bijak adalah yang tidak menaruh curiga kepada yang indah meskipun tetap meletakkan harapan pada bentuk yang tak sempurna. Aku yakin suaminya yang buruk rupa itu akan baik-baik saja, tapi pada perempuan cantik itu, saya harus pastikan hal yang sama."
Harun Ar Rasyid hanya bisa geleng-geleng kepala mendengar jawaban Al-Ashmu'i itu.**
Artikel Terkait
Inilah Hal-hal yang Membatalkan Ibadah Puasa Ramadhan
Kisah Unik Penuh Hikmah: Suami Bersyukur, Istri Bersabar
Kisah Unik Penuh Hikmah: Bukan Tidak Hafal tapi Lupa...
Keutamaan Memberi Hidangan Berbuka Puasa
Kisah Para Sahabat Nabi : At-Tufayl ibn Amr, Sang Penyair dan Kepala Suku