TINEMU.COM - Phryne lahir di kota Yunani yang bernama Thespiae, di Boeotia. Namanya sendiri berasal dari bahasa Yunani yang berarti "kecantikan" atau "kulit merah muda."
Dikatakan bahwa Phryne lahir dari keluarga yang kurang mampu, dan karena kecantikannya yang luar biasa, ia memutuskan untuk mengikuti jalur karir sebagai hetaira.
Hetaira adalah perempuan yang bekerja di luar norma konvensional, mungkin dianggap sebagai pelanggar norma moral oleh beberapa orang, meskipun pandangan ini dapat bervariasi.
Phryne menjadi hetaira terkenal di di kota Athena, Yunani kuno, pada abad ke-4 SM. Yang dikenal tidak hanya karena kecantikannya yang menakjubkan, tetapi juga karena kecerdasannya, kebijaksanaannya, dan kisah hidupnya yang mengagumkan.
Baca Juga: Politik, Sex dan Kekuasaan Valeria Mesalina Permaisuri Kaisar Romawi
Karirnya sebagai hetaira memberinya akses ke dunia seni, filosofi, dan politik yang pada umumnya tidak tersedia untuk perempuan di Yunani kuno.
Namun ada satu kisah paling terkenal tentang Phryne, yaitu saat ia dihadirkan ke persidangan untuk diadili atas tuduhan menghina dewa-dewi dalam sebuah upacara agama rahasia.
Phryne dihadapkan pada hukuman mati, dan keadaan tampaknya sangat sulit baginya. Namun, keberuntungan berpihak padanya ketika pengacaranya yang terkenal, Hypereides, datang untuk membela.
Dalam upaya untuk mengubah pendapat hakim, Hypereides meminta Phryne untuk menampakkan kecantikannya secara penuh di hadapan pengadilan.
Baca Juga: Capaian Kinerja 2023 Angkat Muruah Badan Bahasa
Saat itu, Phryne, yang dikenal dengan kulit yang indah, membuka jubahnya dan memamerkan kecantikannya yang luar biasa.
Keajaiban terjadi, dan hakim-hakim, terpesona oleh keindahan Phryne, memutuskan untuk membebaskannya dari tuduhan.
Meski tidak secara khusus membahas tentang Phryne atau pekerjaan perempuan sebagai hetaira, filsuf terkenal seperti Sokrates dan Xenophon banyak membahas mengenai cinta, hubungan, dan peran perempuan.
Kisah tentang Phryne mencerminkan kebebasan yang relatif diperoleh oleh hetaira dalam masyarakat Yunani kuno dibandingkan dengan perempuan lainnya.
Baca Juga: Yang Yuhuan, Selir Kaisar Tiongkok Tercantik yang Akhir Hidupnya Tragis
Artikel Terkait
Rara Oyi, Perempuan yang Harus Mati Karena Kecantikannya
Ternyata KDRT Bukan Sekadar Masalah Pribadi atau Keluarga
Yang Yuhuan, Selir Kaisar Tiongkok Tercantik yang Akhir Hidupnya Tragis
Politik, Sex dan Kekuasaan Valeria Mesalina Permaisuri Kaisar Romawi