Matematika dan Agama

photo author
Bandung Mawardi, Tinemu
- Kamis, 7 Desember 2023 | 10:19 WIB
Ilustrasi Orang Memecahkan Masalah Matematika  (Dedy Tri Riyadi/ Playground AI)
Ilustrasi Orang Memecahkan Masalah Matematika (Dedy Tri Riyadi/ Playground AI)

Di novel-novel, ia membuat teka-teki. Para penbaca ditantang memikirkan dan menemukan jawaban.

Dan Brown mungkin sedang “bermain matematika” di hadapan sidang pembaca sambil menuntun masuk ke perdebatan agama dan seni.

Baca Juga: Bertambah, Korban Meninggal Akibat Erupsi Gunung Marapi Capai 23 Jiwa

Kita kembali mengutip penjelasan David Bergamini: “Bagaikan batang kacang yang terus memanjang dalam dongeng, matematika pada abad XX terus bertumbuh tanpa henti.”

Ia tak mengalami guncangan dan kehebohan matematika abad XXI. Dan Brown menulis Da Vinci Code bukan untuk mengobarkan matematika atau membuktikan masa lalu sebagai bocah.

Ia berada dalam perkembangan matematika makin rumit dalam bahasa dan pengisahan.

Dulu, David Bergamini memastikan “matematika ada di tengah-tengah kesibukan kehidupan modern.”

Baca Juga: 22 Korban Meninggal Akibat Erupsi Gunung Marapi Teridentifikasi, Ini Daftarnya

Kini, orang-orang sudah khatam Da Vinci Code dan membaca biografi Dan Brown berhak mengatakan: “matematika itu pesona dunia.” Begitu.**

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dedy Tri Riyadi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Sourdough dari Beras Merah Segreng Handayani

Senin, 13 April 2026 | 09:43 WIB

Bisakah Video Profil Desa Dihargai Rp 0?

Senin, 30 Maret 2026 | 17:16 WIB

Takaran Saji Hidangan Manis Saat Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 18:05 WIB

Pilihan Susu untuk Cukupi Gizi Anak di Bulan Puasa

Sabtu, 28 Februari 2026 | 16:22 WIB

Wajib Coba! 3 Kedai Inovatif Mahasiswa FEB UGM

Minggu, 22 Februari 2026 | 15:57 WIB
X