Yuk Kenali Keunikan Prodi Akuntansi FEB UGM, Ada Aspek AI dan Sistem Informasi

photo author
Setiyo Bardono, Tinemu
- Jumat, 19 April 2024 | 18:26 WIB
Prodi Akuntansi UGM memiliki tingkat selektivitas yang tinggi dengan acceptance rate mencapai 4 persen pada tahun 2023. (Humas UGM)
Prodi Akuntansi UGM memiliki tingkat selektivitas yang tinggi dengan acceptance rate mencapai 4 persen pada tahun 2023. (Humas UGM)

Program ini bertujuan memfasilitasi mahasiswa jenjang sarjana dengan kemampuan akademik yang baik dan memiliki komitmen tinggi menyelesaikan studi tepat waktu untuk melanjutkan studi di Prodi Magister Sains Akuntansi FEB UGM.

Program Fast Track dapat diikuti oleh mahasiswa S1 Akuntansi FEB UGM semester 7 atau semester 8 yang tengah melaksanakan atau merencanakan tugas akhir dan memenuhi kualifikasi untuk langsung melanjutkan ke jenjang Magister Sains.

Baca Juga: Franchise Teenage Mutant Ninja Turtles akan Diadaptasi Jadi Film Dewasa

Mahasiswa nantinya akan meraih dua gelar yaitu S1 Akuntansi dan S2 Magister Sains Akuntansi dalam waktu 5 atau 6 tahun.

“Saat ini ada satu mahasiswa Prodi Akuntansi UGM yang mengikuti program Fast Track ini,” ungkapnya.

Berbagai terobosan yang diambil oleh Prodi Akuntansi bertujuan untuk mencetak calon pemimpin masa depan yang memiliki integritas, berpikiran kritis, serta mampu beradaptasi dengan perubahan dalam lingkungan bisnis global.

Baca Juga: Lipgloss Rilis Ulang Album Debutnya untuk Record Store Day Indonesia

Hilda Bhakti Fahrezi, mahasiswa Prodi Akuntansi angkatan 2022 mengaku berkuliah di Prodi Akuntansi FEB UGM merupakan salah satu keputusan terbaik yang pernah dia ambil. Pasalnya, dengan berkuliah di FEB UGM menarik dirinya masuk ke dalam dunia pendidikan yang berbeda.

Ia merasakan pembelajaran yang ditawarkan memberikan kesempatan bagi para mahasiswanya untuk mengembangkan kemampuan diri dan mempertemukan mahasiswa dengan rasa dan pengalaman baru.

Sementara itu sistem pembelajaran di dalamnya sangat mengedepankan Student Learning Center (SLC) sehingga tercipta komunikasi dan diskusi dua arah antara dosen dan mahasiswa.

Baca Juga: Leonardo da Vinci: Antara Seni, Hidup, dan Cinta

Tugas-tugas yang diberikan pun memaksimalkan penggunaan critical thinking, analisis kasus, diskusi grup, hingga pengenalan ke lembaga-lembaga pemerintahan.

“Saya terpapar dengan berbagai kegiatan, mulai dari workshop, kepanitiaan, organisasi di dalam fakultas, hingga tawaran pekerjaan yang kemudian membantu saya untuk meningkatkan soft skill dan hard skill,” tuturnya.

Hilda menambahkan sistem pembelajaran di Prodi Akuntansi juga sangat erat kaitannya dengan Artificial Intelligence dan teknologi informasi. Beberapa mata mata kuliah yang ditawarkan membahas dan mengasah kemampuan mahasiswa dalam bidang teknologi.

Baca Juga: Mengapa Iran Berhenti Menyerang Israel?

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Setiyo Bardono

Sumber: Humas UGM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Sourdough dari Beras Merah Segreng Handayani

Senin, 13 April 2026 | 09:43 WIB

Bisakah Video Profil Desa Dihargai Rp 0?

Senin, 30 Maret 2026 | 17:16 WIB

Takaran Saji Hidangan Manis Saat Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 18:05 WIB

Pilihan Susu untuk Cukupi Gizi Anak di Bulan Puasa

Sabtu, 28 Februari 2026 | 16:22 WIB

Wajib Coba! 3 Kedai Inovatif Mahasiswa FEB UGM

Minggu, 22 Februari 2026 | 15:57 WIB
X