Baca Juga: Kumpul ASIK Blackmores: Awal yang Baik untuk Buah Hati
Rimawan menyoroti permasalahan pelanggaran konstitusi yang tidak lagi hanya berada pada level undang-undang, tetapi langsung menyentuh konstitusi sebagai roh dalam bernegara. Ia mengingatkan bahwa konstitusi adalah landasan utama dan perubahan terhadapnya tidak boleh dilakukan secara serampangan hanya untuk memenuhi kepentingan segelintir pihak.
"Jika sebagai akademisi kita diam saat negara dalam kondisi genting, jangan-jangan ketika negara diinvasi negara lain pun kita tidak akan bergerak," jelasnya mengungkapkan alasan pergerakan kala itu.
Rimawan menggarisbawahi peran penting akademisi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, sebagaimana tertuang dalam alinea keempat Pembukaan UUD 1945. Ia menegaskan bahwa amanah konstitusi mencerdaskan kehidupan bangsa tidak berarti hanya membuat masyarakat pandai, tetapi juga berintegritas.
Baca Juga: Aliansi Jurnalis Video (AJV) Rayakan Ulang Tahun Ke-5, Tekankan Pentingnya Kode Etik
"Akademisi boleh salah, tetapi harus tetap jujur. Posisi UGM sebagai universitas perjuangan harus terus melakukan reposisi, mengkritik kebijakan yang salah, dan mendukung kebijakan yang benar," ungkapnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya reformasi yang berkelanjutan. Dalam konteks ini, Rimawan mengajak para akademisi untuk terus memaparkan kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy) dan menjadi garda terdepan dalam menjaga demokrasi.
Melalui sikapnya yang tegas dan konsisten, Rimawan Pradiptya tidak hanya memberikan inspirasi bagi mahasiswa dan kolega di UGM, tetapi juga bagi masyarakat luas. Ia menegaskan bahwa kritik adalah bagian dari demokrasi, dan akademisi memiliki tanggung jawab besar untuk menyuarakan kebenaran demi masa depan Indonesia yang lebih baik.
Dengan semangat ini, Rimawan terus mendorong pentingnya peran aktif semua elemen masyarakat, terutama akademisi, dalam menjaga keutuhan konstitusi dan melawan segala bentuk ketidakadilan.***
Artikel Terkait
Angan-Angan Pemerintahan Tanpa Korupsi, Dari Dulu Sampai Kini
Begini Caranya Membangun Fondasi Pemerintah Tanpa Korupsi
Pidato Perdana Presiden Prabowo: Berantas Korupsi, Perbaikan Sistem, Penegakan Hukum, Beri Contoh!
Korupsi Salah Satu Kejahatan Paling Merusak Kemanusiaan!
Kenapa Korupsi Triliunan Bisa Terjadi dan Merajalela?