Kemudian, komitmen dan support system yang baik merupakan kunci utama dalam melewati berbagai kesibukan yang ada. Ia menjelaskan jika dalam seminggu, ia telah berkomitmen untuk menjalankan perkuliahan di Jumat malam dan sepanjang hari Sabtu, sementara tugas dan diskusi ia selesaikan pada Minggu atau malam hari di hari kerja.
“Saya juga bersyukur pada Allah SWT karena selama ini selalu diberikan jalan di tengah berbagai tugas yang muncul. Walaupun ada yang dikorbankan misalnya, family time di hari minggu, ataupun kadang minta digantikan di saat tertentu di pekerjaan, tetapi alhamdulillah semua dapat dijalani dengan baik,” ujarnya.
Dengan pengalaman kerja yang lebih matang dibandingkan saat kuliah jenjang magister pertama, ia merasakan bahwa banyak teori yang kini berkaitan langsung dengan kasus nyata di pekerjaannya.
Baca Juga: Pengisah(an) Anak
Beberapa mata kuliah, seperti Corporate Strategy, Strategic Management, Industry and Competitive Analysis, serta Business Ethics, membantunya memahami seluk-beluk korporasi serta etika bisnis secara lebih mendalam.
Selama menjalani kuliah di MM FEB UGM Sylvia mengaku memiliki pengalaman yang cukup unik, tepatnya saat berada di semester tiga. Pada awal tahun 2024, ia dan suaminya mendapatkan kabar mengenai percepatan keberangkatan haji.
Hal ini sempat membuatnya bimbang karena khawatir hal tersebut akan mengganggu ujian akhir dan kelulusannya, sementara di sisi lain ia merasa bahwa ini merupakan kesempatan emas untuknya dan suami untuk menunaikan ibadah haji.
Baca Juga: Kolaborasi Maulana Ardiansyah dan Alyssa Dezek Hasilkan Single 'Lebih dari Rindu'
Namun, setelah berkonsultasi dengan akademik, ia tetap bisa berangkat haji tanpa mengorbankan perkuliahan.
“Akhirnya keduanya bisa berjalan, perjalanan haji dapat kami lalui dan juga ujian akhir yang dilaksanakan seminggu setelah saya kembali, juga dapat diikuti dengan baik. Kesempatan berhaji juga menjadi kesempatan yang baik bagi saya untuk memanjatkan doa termasuk untuk kelancaran studi,” terangnya.
Belajar adalah Proses Sepanjang Masa
Berhasil lulus dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang memuaskan di tengah kesibukan karir dan keluarga, Sylvia menjelaskan jika dukungan dari keluarga, terutama suami dan anak-anaknya merupakan faktor terbesar yang mendorongnya untuk terus bersemangat.
Baca Juga: Kolaborasi Ade Govinda Ernie Zakri Pecahkan Rekor Peringkat Pertama di Chart Malaysia
Dukungan dari atasan dan tim kerja di kantor yang memahami dan dapat menggantikan di saat-saat tertentu saat menjalani perkuliahan juga turut membantunya.
Selain itu, dukungan dari teman-teman kuliah yang selalu membantunya selama perkuliahan, serta dukungan dari dosen pembimbing, Prof. Willy Abdillah, yang membantunya menyelesaikan perkuliahan dengan lancar di tengah kesibukan.