Supergrup di Ambang Sukses dan Konflik, Bak Api dalam Sekam (1)

photo author
Donny Anggoro, Tinemu
- Jumat, 22 September 2023 | 13:45 WIB
Axl Rose dalam Musik Video Guns n Roses "Perhaps" (Tangkap Layar YouTube Vevo Video)
Axl Rose dalam Musik Video Guns n Roses "Perhaps" (Tangkap Layar YouTube Vevo Video)

TINEMU.COM - Di balik ketenaran dan kesuksesan album-album yang pernah dihasilkan, beragam konflik dan perseteruan dalam tubuh band-band besar ini makin memuncak. Ada yang berujung pemecatan, pengunduran diri, kebekuan kreativitas sehingga karya berikutnya nyaris tak sebaik sebelumnya, walau ada juga yang mampu bangkit dan mengulang sukses.

Berikut beberapa di antaranya:

Guns N’Roses “Use Your Illusion” (1991-dobel album)

Mike Clink sebagai produser album grup yang dikenal brutal dan sensasional sejak suksesnya album “Appetitte for Destruction” (1987) mengaku salut dengan pencapaian kreativitas The Gunners (sebutan dia kepada GN’R) tatkala merilis album ini menjadi dobel album.

Baca Juga: Film Taking Woodstock (2009) : Woodstock 1969 Dari Dekat Sekali

Meski susah payah, ia mengenang The Gunners dengan album “Use Your Illusion” mampu menjadi supergrup seperti idolanya Led Zeppelin tatkala merilis album “Phsyical Grafitti”.

Buatnya, album ini adalah masterpiece kedua sekaligus yang terberat dalam menangani “The Gunners” julukan yang diberikan Clink kepada mereka. Drugs dan alkohol yang semula menyebabkan penggebuk dram mereka Steven Adler akhirnya keluar dari grup ini, semakin menjadi-jadi saja kepada personil lainnya.

Selain drugs, penyakit Axl Rose “manic depressive” kerap membuat pengerjaan album ini sering melenceng dari jadwal, ditambah Axl cinta lokasi sungguhan dengan Stephanie, salah satu model video klip GN’R “November Rain” dan “Don’t Cry”.

Baca Juga: Nostalgia: Inilah Band-Band Keren yang Terlupakan!

Gitaris Izzy Stradlin bahkan memutuskan hengkang dari grup yang sudah membesarkan namanya ini setelah ia absen tatkala GN’R tengah mengerjakan pembuatan video klip promosi “Don’t Cry” yang sukses besar sebagai salah satu lagu slow rock GN’R paling populer setelah “Patience”.

Gitaris Slash juga makin parah kecanduan alkoholnya, walau album ini selain sukses secara komersial masih banyak melahirkan banyak lagu-lagu keren makin memperkaya musik GN’R, dan bahkan tak melulu bertema “sex,drugs, and rock n’roll”- yang identik dengan imej GN’R.

Sebutlah lagu “Civil War” atau cover lagu Bob Dylan “Knockin’ on  Heaven’s Door” yang membuktikan mereka mampu menggarap apik lagu bertema kritik terhadap situasi politik, pers yang tidak kredibel (“Get in The Ring”), sampai “14 Years” yang dinyanyikan sepenuhnya oleh gitaris Izzy Stradlin.

Ada pula Duff McKagan menyanyikan “So Fine” sebagai bentuk penghormatannya kepada temannya almarhum musisi punk Johnny Thunder. Duff Mc Kagan  sebelum bergabung dengan GN’R McKagan semula tergabung di beberapa band punk.

Baca Juga: Catat! Ajang AMI Awards 2023 Akan Digelar Pada 8 November 2023

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Donny Anggoro

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Memahami Filosofi Warna dalam Budaya Bali

Jumat, 17 April 2026 | 07:58 WIB

Puisi Hafiz Shirazi Lebih Berbahaya dari Filsafat?

Sabtu, 11 April 2026 | 18:29 WIB

'Warung Pocong', Ketika Komika Main Film Horor

Senin, 6 April 2026 | 14:18 WIB

'Pelangi di Mars', Kecantikan Visual yang Kosong

Senin, 16 Maret 2026 | 13:11 WIB

Cerpen: Kain Putih untuk Malam Terakhir

Jumat, 27 Februari 2026 | 22:58 WIB

'Titip Bunda di Surga-Mu' Tak Sekedar Mengharu Biru

Sabtu, 14 Februari 2026 | 12:49 WIB
X