Cerbung : Pahlawan Padang Gurun (211)

photo author
Dedy Tri Riyadi, Tinemu
- Senin, 9 Oktober 2023 | 09:00 WIB
COVER CERBUNG  (Playground AI x Stable XL)
COVER CERBUNG (Playground AI x Stable XL)

Dengan tulus Akai menjawab, “Meski wajahmu jelek, tapi hatimu baik. Aku justru sangat suka padamu, masakah takut?”

Orang itu menengadah dan bergelak tertawa, serunya dengan rasa puas, “Apa artinya bermuka cakap, paling penting persahabatan yang kekal. Kau tidak mencela kejelekan mukaku, sungguh aku sangat gembira!”

Melihat orang tidak menyesali perbuatannya tadi, legalah hati Akai, dengan ketolol-tololan ia pun berseru, “Kau tidak marah padaku, akupun sangat gembira!”

Sedangkan Nyo Wan sendiri lagi membatin, “Wajah asli orang ini tentulah seorang pemuda cakap. Meski ucapannya tadi kedengaran wajar, tapi sesungguhnya dia merasa kesal akan perubahan wajah sendiri itu.”**

(Bersambung)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dedy Tri Riyadi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Memahami Filosofi Warna dalam Budaya Bali

Jumat, 17 April 2026 | 07:58 WIB

Puisi Hafiz Shirazi Lebih Berbahaya dari Filsafat?

Sabtu, 11 April 2026 | 18:29 WIB

'Warung Pocong', Ketika Komika Main Film Horor

Senin, 6 April 2026 | 14:18 WIB

'Pelangi di Mars', Kecantikan Visual yang Kosong

Senin, 16 Maret 2026 | 13:11 WIB

Cerpen: Kain Putih untuk Malam Terakhir

Jumat, 27 Februari 2026 | 22:58 WIB

'Titip Bunda di Surga-Mu' Tak Sekedar Mengharu Biru

Sabtu, 14 Februari 2026 | 12:49 WIB
X