Cerbung : Pahlawan Padang Gurun (305)

photo author
Dedy Tri Riyadi, Tinemu
- Kamis, 11 Januari 2024 | 09:00 WIB
cerbung Pahlawan Padang Gurun (Playground AI)
cerbung Pahlawan Padang Gurun (Playground AI)

“Nona Lau itu masih terlalu muda hingga gampang tertipu, tapi jiwanya yang keras dan tegas itu harus dipuji. Kita tidak boleh membiarkan dia tewas di sarang iblis itu,” kata Beng Siau-kang.

“Ya, segera aku akan mengirim orang memberitahukan kakaknya di Pak-bong-san,” kata Liok Kun-lun.

“Biar kita bertindak dua jurusan,” ujar Beng Siau-kang. “Besok boleh silahkan Liu-hiantit memenuhi janji pertemuan dengan Yang Thian-lui.”

“Ya, besok adalah satu hari sebelum janji pertemuanku dengan Yang Thian-lui, akau akan pergi ke sana, cuma kita masih harus berunding lagi secara lebih masak,” kata Liu Tong-thian.

Setelah berunding, akhirnya diambil keputusan untuk tetap melaksanakan rencana semula, yakni Ci In-hong dan Kok ham-hi menyamar sebagai pengikut Cui Tin-san.

Di waktu lohor mereka akan bersama berangkat untuk menemui Yang Thian-lui. Sedangkan Beng Siau-kang dan Han Tay-wi akan menyelundup ke tempat musuh pada paginya dengan bantuan pihak Kay-pang, dengan begitu mereka dapat bertindak menurut keadaan.

Sudah tentu mereka harus berani menyerempet bahaya, tapi mengingat kesaktian Beng Siau-kang berdua, biarpun terjadi apa-apa rasanya mereka masih sanggup menghadapi.

Tidak lama kemudian fajar pun tiba. Segera mereka melaksanakan tugas masing-masing menurut rencana. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dedy Tri Riyadi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Memahami Filosofi Warna dalam Budaya Bali

Jumat, 17 April 2026 | 07:58 WIB

Puisi Hafiz Shirazi Lebih Berbahaya dari Filsafat?

Sabtu, 11 April 2026 | 18:29 WIB

'Warung Pocong', Ketika Komika Main Film Horor

Senin, 6 April 2026 | 14:18 WIB

'Pelangi di Mars', Kecantikan Visual yang Kosong

Senin, 16 Maret 2026 | 13:11 WIB

Cerpen: Kain Putih untuk Malam Terakhir

Jumat, 27 Februari 2026 | 22:58 WIB

'Titip Bunda di Surga-Mu' Tak Sekedar Mengharu Biru

Sabtu, 14 Februari 2026 | 12:49 WIB
X