Menindaklanjuti proses nominasi bersama, pemerintah melalui Kemendikbudristek akan menggelar Workshop Pengusulan Kebaya Sebagai Nominasi Bersama 2023 di Jakarta. Tujuannya untuk mempererat hubungan kerja sama di bidang kebudayaan di antara negara ASEAN melalui pengisian bersama naskah nominasi Kebaya.
Baca Juga: DossGuavaXR Studio Gunakan Teknologi Extended Reality untuk Wujudkan Imajinasi
Kegiatan ini juga dapat menjadi bagian dari momentum Indonesia sebagai Ketua ASEAN 2023 untuk memainkan peran penting dalam memperkuat kolaborasi di antara negara-negara anggota ASEAN dan mewujudkan perdamaian dan kesejahteraan kawasan.
Melalui penyelenggaraan workshop, Hilmar berharap dapat memberikan gambaran bagi komunitas di dalam negeri mengenai tujuan ICH UNESCO.
“Sehingga tidak lagi terjadi kesalahpahaman yang menganggap bahwa ICH UNESCO adalah pengakuan terhadap asal-usul suatu Warisan Budaya Takbenda atau pengakuan terhadap hak paten/hak kekayaan intelektual, melainkan untuk secara harmonis melindungi warisan budaya bersama tersebut,” pungkas Hilmar.***
Artikel Terkait
Opini: Ibu Tien Soeharto dan Kaum Perempuan: Cantik, Busana, Piala
Pemerintah Ajukan 4 Warisan Budaya Takbenda UNESCO. Masyarakat Harus Ikut Melestarikan
Kemendikbudristek Serahkan Sertifikat Pantun sebagai Warisan Budaya Dunia UNESCO
Meriahkan HUT ke-77 RI, KAI Gandeng Anne Avantie Gelar Peragaan Busana di Stasiun Semarang Tawang
Pakai Busana Karya Anne Avantie, Prami hingga Kondektur Kereta Api Tampil Lebih Menawan