temu-lawas

Negara: Buku dan Dulu

Selasa, 13 Februari 2024 | 18:30 WIB
Buku Ahli Pemikir Besar (Koleksi Pribadi Bandung Mawardi)

TINEMU.COM -  Pada 1945, orang-orang berkumpul menikmati pidato dan debat-debat mengenai dasar negara.

Para tokoh berpidato dengan beragam kutipan. Mereka pun berpijak situasi Indonesia.

Masa penentuan atas nasib Indonesia. Kemunculan gerakan politik sejak awal abad XX menemukan titik terpanas pada 1945.

Pengetahuan dan pengalaman mesti diwujudkan demi Indonesia.

Kita selalu mengenang peristiwa-peristiwa dan teks-teks penting berlatar 1945.

Orang-orang berpikiran negara. Masalah itu masuk dalam konstitusi atau UUD 1945.

Pers turut membesarkan pemikiran dan penjelasan tentang negara. Rapat umum atau brosur menginginkan jutaan orang lekas mengerti negara.

Baca Juga: Film Terbaru Wulan Guritno Kisahkan Kehidupan di Penjara

Referensi-referensi asing bermunculan dan bahasa Indonesia belum memadai dalam pembahasan negara.

Pada 1953, terbit buku berjudul Ahli-Ahli Pemikir Besar Tentang Negara dan Hukum garapan JJ Von Schmid. Buku terjemahan diterbitkan oleh Pembangunan.

Pada masa 1950-an, penerbit itu gencar mengenalkan beragam ilmu agar orang-orang Indonesia mengerti negara, hukum, sosiologi, antropologi, ekonomi, dan lain-lain.

Di hadapan kita, buku kecil memasalahkan negara. Kita sengaja ingin mengingat tema negara berlatar 1950-an.

Dulu, kita memiliki sekian pemikir. HOS Tjokroaminoto, Soekarno, M Yamin, Hatta, Sjahrir, Tan Malaka, Soepomo, Soenario, dan lain-lain.

Baca Juga: Pendaftaran Program KIP Kuliah Merdeka Tahun 2024 Resmi Dibuka

Mereka itu pembaca buku-buku dan masuk kancah pergerakan politik. Mereka pun menerbitkan artikel atau buku. Pidato atau ceramah ikut melengkapi.

Halaman:

Tags

Terkini

Malioboro, Tempat Rindu Berjalan Pelan

Senin, 13 April 2026 | 16:22 WIB

Kolom Buku Belum Berlalu: Tak Ada Keraguan

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ermy Kullit, All That Jazz!

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:33 WIB

Kolom Buku Belum Berlalu: Gudang Garam dan Buku

Kamis, 26 Maret 2026 | 17:39 WIB

Kolom Buku Belum Berlalu: Kota dan Pembaca

Kamis, 26 Maret 2026 | 16:17 WIB

Kolom Buku Belum Berlalu: Menjual Lima Buku

Sabtu, 21 Maret 2026 | 19:10 WIB

Kolom Buku Belum Berlalu: Bacaan Bertambah

Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:27 WIB

Kolom Buku Belum Berlalu: Mewariskan Tulisan

Jumat, 20 Maret 2026 | 12:16 WIB

Kolom Buku Belum Berlalu: Jari dan Anak

Jumat, 20 Maret 2026 | 09:51 WIB

Kolom Buku Belum Berlalu: Jawa Dibukukan

Kamis, 19 Maret 2026 | 17:48 WIB

Perang Dagang di Nusantara pada Masa Lalu

Kamis, 12 Maret 2026 | 10:52 WIB

Kolom Buku Belum Berlalu: Radikal di Masa Kolonial

Selasa, 10 Maret 2026 | 16:18 WIB

Kolom Buku Belum Berlalu: Lima Halaman

Jumat, 6 Maret 2026 | 13:03 WIB

Kolom Buku Belum Berlalu: Tulisan dan Tua

Rabu, 25 Februari 2026 | 14:07 WIB

Kolom Buku Belum Berlalu: Buku Sesuai Kurikulum

Rabu, 25 Februari 2026 | 12:53 WIB

Kolom Buku Belum Berlalu: Puisi dan Penerbit

Rabu, 25 Februari 2026 | 11:29 WIB

Kolom Buku Belum Berlalu: Pertama dan Lengkap

Rabu, 25 Februari 2026 | 10:15 WIB