Supergrup di Ambang Sukses dan Konflik, Bak Api dalam Sekam (2)

photo author
Donny Anggoro, Tinemu
- Jumat, 22 September 2023 | 13:56 WIB
Vincent Neil, Vokalis Motley Crue saat membawakan lagu Dr. Feelgood di Staples Arena LA , 2015 lalu (Tangkap Layar YouTube Akun Stages)
Vincent Neil, Vokalis Motley Crue saat membawakan lagu Dr. Feelgood di Staples Arena LA , 2015 lalu (Tangkap Layar YouTube Akun Stages)

TINEMU.COM - Tak bisa dipungkiri, buat penggemar Motley Crue album Dr.Feelgood” (1989) inilah yang dianggap paling sukses dalam sepanjang karier mereka. Tiada yang menyangka setelah terjual 6 juta kopi hanya di Amerika dan meraih penghargaan emas di Inggris, bukannya membuat mereka makin kompak, bahkan  hancur lebur.

Ketika pembuatannya saja beberapa personilnya nyaris tewas karena drugs, sampai produser Bob Rock memutuskan untuk menyelamatkan pembuatannya beberapa permainan personilnya direkam secara terpisah!

Meskipun demikian Bob Rock mengenang, ini salah satu album rock yang cukup sulit ditangani, meskipun secara musikalitas tergolong lebih baik ketimbang album Crue sebelumnya. Apa pasal?  Karena berhasil diselesaikan mereka dalam kondisi sehat tanpa pengaruh narkotika!

Baca Juga: Cerbung : Pahlawan Padang Gurun (195)

Pasca “Dr. Feelgood” vokalis Vince Neil keluar, padahal dirinya sangat melekat dengan grup yang kerap mengusung tema “sex,drugs, and rock’roll”. Penyebab keluarnya konon selain sering konflik dengan Tommy Lee juga mulai jenuh dengan kehidupan yang mereka jalani selama tur.

Vince Neil merasa semakin kehilangan privasi, apalagi dengan semakin panjangnya jadwal tur “Dr. Feelgood” di banyak tempat. Ingin istirahat tidak mungkin, akhirnya ia keluar bahkan sempat bersolo karier, menghasilkan album “Exposed” (1993) dan terlibat dalam soundtrack film komedi tentang perjalanan grup rock fiktif “Airheads” (1992) bersama Motorhead, Ugly Kid Joe, dan 4 Non Blondes.

Tahun 1991  mereka nyaris vakum. Label akhirnya hanya mampu merilis album kompilasi hits “Decade of Decandance”, meskipun masih ada lagu lama yang diaransemen baru “Home Sweet Home”.

Baca Juga: Supergrup di Ambang Sukses dan Konflik, Bak Api dalam Sekam (1)

Ketika mencoba bangkit dengan vokalis baru John Corabi (album self titled,1994), memang musik mereka jadi lebih dewasa tapi fans lama Crue seperti kehilangan “roh” Crue yang sesungguhnya:berandalan!

Padahal secara musikalitas album self titled dan mini album “Equaternary” dengan vokalis John Corabi tidak buruk, bahkan seolah membuktikan bahwa Crue mampu membuat lagu rock dengan tema-tema kritik sosial dan lebih dewasa bukan melulu soal “sex,drugs, and rock n’roll”.

Corabi yang juga piawai bermain gitar juga bukan nama  baru, dia pernah bergabung dengan grup The Scream (ada Matt Sorum GN’R juga di sana sebagai dramer) dan Ratt, yang identik dengan vokalis bersuara serak, Stephen Pearcy.

Baca Juga: Supergrup di Ambang Sukses dan Konflik, Bak Api dalam Sekam (3)

Suaranya yang berat dan kasar membuat musik Crue jadi lebih bernas, sehingga Sixx dan Tommy Lee sepakat tidak memberi judul untuk album ini sebagai imej dan babak baru musikalitas band yang sudah terbentuk sejak 1981.

Meski suasana kerja dengan Corabi menyenangkan, apa daya pihak label Elektra Records tempat label Crue bernaung kecewa dengan hasil penjualan album yang dirilis pasca Dr.Feelgood sampai mengancam tidak akan mengedarkan album Crue kalau Vince Neil tidak kembali, seolah Crue seperti harus dikodratkan “melulu menjadi pemuda berandalan saja”!**

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Donny Anggoro

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Memahami Filosofi Warna dalam Budaya Bali

Jumat, 17 April 2026 | 07:58 WIB

Puisi Hafiz Shirazi Lebih Berbahaya dari Filsafat?

Sabtu, 11 April 2026 | 18:29 WIB

'Warung Pocong', Ketika Komika Main Film Horor

Senin, 6 April 2026 | 14:18 WIB

'Pelangi di Mars', Kecantikan Visual yang Kosong

Senin, 16 Maret 2026 | 13:11 WIB

Cerpen: Kain Putih untuk Malam Terakhir

Jumat, 27 Februari 2026 | 22:58 WIB

'Titip Bunda di Surga-Mu' Tak Sekedar Mengharu Biru

Sabtu, 14 Februari 2026 | 12:49 WIB
X