Baca Juga: Gugun Blues Shelter Rilis Album Baru yang Personal dan Organik
Kita menerima kalimat-kalimat itu petuah bijak dalam sejarah.
Kita menerima sejarah melalui kertas-kertas. Buku memuat pemikiran-pemikiran Hatta masih terbaca meski kondisi tak sempurna. Pada masa lalu, buku pernah mendapat serangan binatang.
Kita berjanji merawat buku sampai kiamat. Kita pun merawat Indonesia. Buku itu Indonesia masa lalu. Begitu.**
Artikel Terkait
Bersin dan Jual-Beli
(Pembaca) Novel dan Kematian
Periset BRIN Angkat Narasi Wayang Pengusir Setan di Forum Internasional