temu-serasi

Supergrup di Ambang Sukses dan Konflik, Bak Api dalam Sekam (6)

Jumat, 22 September 2023 | 14:42 WIB
Van Halen saat membawakan You Really Got Me (Tangkap layar Video Music You Really Got Me YouTube)

TINEMU.COM-  Lagu “Jump” yang sangat ikonik dibuka dengan intro kibor Eddie Van Halen ada di album Van Halen “MCMLXXXIV” (1984). Selain “Jump” album ini memuat sederet lagu-lagu hits macam “Hot for The Teacher”, “I’ll Wait”,  “Panama”, dan “Drop Dead Legs” yang selain membuat album ini mampu terjual 10 juta kopi, langsung melejitkan VH sebagai supergrup-sebuah prestasi tak pernah diduga bagi Eddie Van Halen Cs. sebelumnya. 

Tapi ekspose album ini secara massif ditambah jadwal konser yang padat menyebabkan grup yang dibentuk di Pasadena, California sejak 1972 ini mulai meretakkan hubungan antar personil di tubuh VH sendiri.

Vokalis unik Davie Lee Roth mengundurkan diri setelah bertikai dengan Eddie, dan yang membuat VH gemas, Lee Roth merilis sederet singel, mini album, dan album solo yang juga sukses pasca “MCMLXXXIV”.

Baca Juga: Cerbung : Pahlawan Padang Gurun (195)

Eddie Van Halen, cs butuh waktu lama untuk kembali ke studio menggarap album berikutnya selain Eddie, Alex, dan Michael Anthony pun makin parah kecanduan alkoholnya, dan Eddie makin sering keluar-masuk klinik Betty Ford, tempat rehabilitasi pecandu alkohol.

Karena sulit menemui vokalis yang cocok Eddie sempat membuat keputusan album VH selanjutnya tak ada vokalis utama, namun dinyanyikan berbagai penyanyi sebagai guest star macam Paul Rodgers (Bad Company), Patty Smith, Bob Dylan, sampai Elton John, pokoknya penyanyi idola Eddie!

Untung konsep ini tak pernah terwujud sampai Eddie diberi nomor telepon Sammy Hagar oleh seorang montir ketika ia sedang menservis mobilnya di bengkel.

Baca Juga: Faisal Oddang Terima Penghargaan Sastrawan Muda Mastera 023

Pasca “MCMLXXXIV” bersama Sammy Hagar yang sebelumnya sudah jadi superstar dengan grup Montrose serta solois, album-album VH masih disukai dan laris terjual, walau resikonya VH harus mengubah sedikit lebih lambat tempo lagu-lagunya.

Namun keuntungan lain yang diperoleh, lagu-lagu VH berubah menjadi lebih melodius dan menurut pengamat musik kala itu mampu menjadi “radio friendly” alias lebih layak disiarkan di radio-radio yang menjadi tolok ukur kesuksesan karya musik pop dan mampu meraih penggemar baru di luar pecinta rock.

Baca Juga: Sumbu Kosmologis Yogyakarta dan Penanda Bersejarahnya Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Dunia UNESCO

Sammy mampu menciptakan banyak hits slow rock ballada macam “Love Walks In”, “When It’s Love” sampai “Not Enough” yang dulu mustahil diciptakan di era Lee Roth yang cenderung liar dan urakan.**

Tags

Terkini

Memahami Filosofi Warna dalam Budaya Bali

Jumat, 17 April 2026 | 07:58 WIB

Puisi Hafiz Shirazi Lebih Berbahaya dari Filsafat?

Sabtu, 11 April 2026 | 18:29 WIB

'Warung Pocong', Ketika Komika Main Film Horor

Senin, 6 April 2026 | 14:18 WIB

'Pelangi di Mars', Kecantikan Visual yang Kosong

Senin, 16 Maret 2026 | 13:11 WIB

Cerpen: Kain Putih untuk Malam Terakhir

Jumat, 27 Februari 2026 | 22:58 WIB

'Titip Bunda di Surga-Mu' Tak Sekedar Mengharu Biru

Sabtu, 14 Februari 2026 | 12:49 WIB