Tujuh Seniman Indonesia dan India Sajikan Karya 'Invisible Dance'

photo author
Setiyo Bardono, Tinemu
- Jumat, 18 November 2022 | 16:25 WIB
Invisible Dance Cotton Stainers karya Gram Art Project Collective.                         (Goethe-Institut Indonesien)
Invisible Dance Cotton Stainers karya Gram Art Project Collective. (Goethe-Institut Indonesien)

Baca Juga: Gandeng Hyundai Kefico, PLN Pacu Pengembangan SPBKLU untuk Motor Listrik

Rituparna Pal dari Chennai menghadirkan karya Class Notes of a Savarna Dancer. Bharatanatyam memiliki sejarah pengambilalihan yang kejam dan berbasis kasta yang jarang mendapat tempat dalam catatan sejarah institusional.

Pada awal abad ke-20, para praktisi tarian turun-temurun ini dikriminalisasi karena profesi dan panggung mereka diambil alih penari berkasta istimewa atas nama "kebangkitan" bentuk seni tersebut.

Rituparna hendak mengangkat sejarah ini melalui karyanya dan menciptakan praktik Bharatanatyam yang anti-kasta.

Baca Juga: Inilah Menu Jamuan Santap Malam Para Pemimpin G20. Ada Rujak Bali Hingga Rendang Padang

Gram Art Project Collective—sekelompok perempuan yang tinggal di lingkungan pedesaan dan dapat dikatakan sebagai perempuan India kebanyakan— menciptakan sebuah performans durasional berjudul Cotton Stainers yang meliputi berbagai cara berbeda untuk berbagi kenangan, harapan, impian, rahasia, dan beban mereka.

Seluruh video dapat diakses melalui tautan bit.ly/invisibledancevideos.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Setiyo Bardono

Sumber: Goethe-Institut Indonesien

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Memahami Filosofi Warna dalam Budaya Bali

Jumat, 17 April 2026 | 07:58 WIB

Puisi Hafiz Shirazi Lebih Berbahaya dari Filsafat?

Sabtu, 11 April 2026 | 18:29 WIB

'Warung Pocong', Ketika Komika Main Film Horor

Senin, 6 April 2026 | 14:18 WIB

'Pelangi di Mars', Kecantikan Visual yang Kosong

Senin, 16 Maret 2026 | 13:11 WIB

Cerpen: Kain Putih untuk Malam Terakhir

Jumat, 27 Februari 2026 | 22:58 WIB

'Titip Bunda di Surga-Mu' Tak Sekedar Mengharu Biru

Sabtu, 14 Februari 2026 | 12:49 WIB
X