Salah satu aspek penting yang dilakukan pengecekan dalam kegiatan inspeksi ini adalah keamanan jalur kereta api, karena saat ini sudah memasuki musim hujan.
Baca Juga: Hadirkan Ribuan Pemasar, MarkPlus Conference 2023 Akan Kupas Dinamika Pemasaran Menuju 2030
Seluruh titik-titik rawan banjir, longsor, dan amblesan diidentifikasi, diperkuat dan dilakukan penjagaan ekstra. Terdapat 646 titik rawan pada berbagai jalur KA yang rencananya akan dijaga oleh 45 petugas pemeriksa jalur ekstra dan 62 petugas daerah rawan.
“Di samping itu, KAI juga menyediakan alat dan material yang ditempatkan tersebar di sepanjang jalur kereta api. Hal ini bertujuan jika dalam keadaan darurat, perbaikan dapat segera dilakukan,” ujar Didiek.
KAI berkomitmen memberikan layanan terbaik bagi seluruh pelanggan, khususnya pada masa libur Natal dan Tahun Baru 2023. Masyarakat tidak perlu ragu untuk menggunakan jasa KAI karena telah menerapkan protokol kesehatan sesuai yang ditetapkan pemerintah.
Baca Juga: Avatar Pelukis Affandi Koesoema, Basoeki Abdullah, hingga Antonio Blanco Hadir di Pameran El-Maestro
“Saya meminta kepada seluruh jajaran untuk mempersiapkan Angkutan Natal dan Tahun Baru sebaik mungkin. Semoga Tuhan Yang Maha Esa memudahkan, melancarkan, dan memberikan keselamatan bagi seluruh perjalanan kereta api kita sampai dengan Nataru selesai,” tutup Didiek.***
Artikel Terkait
Mulai 7 November, Tiket Kereta Api untuk Masa Nataru 2022/2023 Sudah Bisa Dibeli
Uji Coba Berjalan Lancar, KAI Berkomitmen Selesaikan Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung
KAI Operasikan 56 Kereta Api Tambahan untuk Libur Natal dan Tahun Baru 2022/2023
Bantu Korban Gempa Cianjur, KAI Hadirkan Rail Clinic di Stasiun Cianjur
KAI Kenalkan KA Blambangan Ekspres Rute Semarang – Ketapang, Tarif Promo Mulai Rp 150 Ribu
Kuatkan Korban Gempa Cianjur, KAI dan BUMN Berikan Trauma Healing