Konsep Reimajinasi yang diusung oleh Indonesian Heritage Agency. Ada tiga aspek utama, yaitu reprograming (pemrograman ulang), redesigning (perancangan ulang), dan reinvigorating (memperkuat tata kelola).
Peluncuran IHA membawa harapan dalam kebangkitan semangat pelestarian dan pengembangan budaya. Seluruh elemen masyarakat harus terlibat untuk memastikan bahwa kekayaan budaya Indonesia tetap menjadi bagian penting dari identitas nasional dan sumber inspirasi bagi semua.
“Kita membuka pintu kerja sama kepada semua pihak untuk masuk ke museum-museum guna melihat peluang-peluang bagaimana mengembangkannya sebagai rumah belajar, sumber inspirasi guna memajukan kebudayaan Indonesia,” tutup Hilmar.***
Artikel Terkait
11 Kuliner Khas Keraton Mangkunegaran Disajikan dalam Royal Heritage Dinner IWTCF 2022
Peringati Hari Batik Nasional, Mendikbudristek Resmikan Museum Batik Indonesia
UGM Gandeng Leiden University Buka Program Double Degree Heritage Studies Prodi S2 Arkeologi
The Heritage by Novotel Samator Hadirkan Wisata Kuliner Baru di Surabaya
Kunjungan Sadhguru ke Bali Perkuat Sinergi Budaya dan Pengalaman Spiritual