Desa Wisata Bilebante, Awalnya Tambang Pasir Jadi Kawasan Pelesir

photo author
Setiyo Bardono, Tinemu
- Jumat, 18 Maret 2022 | 14:23 WIB
Salah satu destinasi wisata di Desa Bilebante. (jadesta.kemenparekraf.go.id)
Salah satu destinasi wisata di Desa Bilebante. (jadesta.kemenparekraf.go.id)

Di tempat ini dibangun pondok-pondok terbuka beratap hijau menghadap persawahan untuk terapis kebugaran sambil menikmati semilir angin dan suasana persawahan. Layanan spa meliputi body massage, body scrub, body masker, hand and foot massage, facial treatment, face massage, dan refleksi.

Baca Juga: Menjelaskan Kesalahpahaman Tentang Folk

Desa Bilebante juga menawarkan wisata Lembah Gardena sebuah taman yang dulunya merupakan area bekas galian pasir. Berkonsep ekowisata, wisatawan akan disuguhi beragam tanaman dan pepohonan indah yang tumbuh asri.

Desa ini juga mengembangkan kuliner tradisional bernama serabi rumput laut. Rumput lautnya dikembangbiakkan pada lahan persawahan warga. Ada lagi keripik tortila berbahan jagung, kolangkaling dan singkong.

Tak perlu takut kemalaman, karena desa ini menyediakan penginapan di rumah warga atau homestay dengan biaya Rp175.000 - Rp225.000 per malamnya. Sebelum pandemi mendera, Pahrul mencatat ada lebih dari 3.000 orang mengunjungi desanya setiap bulan.

Baca Juga: Hujan Lebat Berpotensi Guyur Mandalika, BRIN Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

Sejumlah penghargaan telah diraih Desa Wisata Hijau Bilebante karena kemampuannya menggerakkan roda perekonomian lokal. Misalnya, penghargaan sebagai Desa Terbaik 2017 pada ajang Desa Wisata Award 2017. Bilebante pernah meraih juara kedua kategori Desa Wisata Alam pada BCA Desa Wisata Award 2021.

Bilebante menjadi desa wisata pertama di Bumi Gora sebagai percontohan desa tangguh bencana dan penerima Sertifikasi Desa Wisata (Serti Dewi) pada 2020.

Mereka juga telah mengantongi Sertifikat Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan dari Kemenparekraf bersama dua desa wisata lainnya di NTB pada 2021.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Setiyo Bardono

Sumber: Indonesia.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X