Presiden Jokowi dan Presiden MBZ Resmikan Masjid Raya Sheikh Zayed di Kota Surakarta

photo author
Setiyo Bardono, Tinemu
- Senin, 14 November 2022 | 19:50 WIB
Masjid Raya Sheikh Zayed di Kota Surakarta, Jawa Tengah. (Instagram @gibran_rakabuming)
Masjid Raya Sheikh Zayed di Kota Surakarta, Jawa Tengah. (Instagram @gibran_rakabuming)

TINEMU.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Presiden Persatuan Emirat Arab (PEA) Mohammed Bin Zayed Al Nahyan (MBZ) meresmikan Masjid Raya Sheikh Zayed di Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah, pada Senin, 14 November 2022.

Tiba sekitar pukul 06.23 WIB, Presiden Jokowi menyambut langsung Presiden MBZ di tangga pesawat di Bandara Internasional Adi Soemarmo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Presiden Jokowi dan Presiden MBZ berada dalam satu mobil yang sama menuju Masjid Raya Sheikh Zayed.

Setibanya di masjid, Presiden Jokowi dan Presiden MBZ terlebih dahulu melaksanakan salat sunah tahiyatul masjid. Setelahnya, Presiden Jokowi dan Presiden MBZ melakukan penandatanganan prasasti sebagai tanda peresmian Masjid Raya Sheikh Zayed.

Baca Juga: Pengobatan Tradisional Dikenal Masyarakat Indonesia Sejak 1400 Tahun Lalu

Presiden Jokowi dan Presiden MBZ berkeliling bersama sambil meninjau arsitektur serta sarana dan prasarana yang ada di masjid tersebut. Usai berkeliling, Presiden Jokowi dan Presiden MBZ melakukan penanaman pohon Sala bersama di halaman Plaza Utara Masjid Raya Sheikh Zayed.

Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kementerian Agama, Dr. H. Adib, M.Ag., mengatakan bahwa Masjid Raya Sheikh Zayed yang ada di Kota Surakarta ini merupakan miniatur dari Masjid Sheikh Zayed yang ada di Abu Dhabi, PEA.

Masjid tersebut dibangun di atas lahan seluas 3 hektare dengan kapasitas sekitar 10 ribu jemaah. “Ini adalah merupakan hibah atau hadiah dari Presiden Uni Emirat Arab untuk Presiden Republik Indonesia Bapak Joko Widodo,” ucap Adib dalam keterangan terpisah.

Baca Juga: Duet Iwan Fals dan Ganjar Pranowo Tutup Gelaran Borobudur Marathon

Adib mengatakan masjid tersebut akan dikelola oleh Badan Pengelola Masjid Raya Sheikh Zayed Solo yang dibentuk oleh pemerintah melalui Kementerian Agama dan bertanggung jawab langsung kepada Menteri Agama.

Adib berharap Masjid Raya Sheikh Zayed ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar Kota Surakarta, Jawa Tengah, bahkan seluruh Indonesia.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berharap Masjid Raya Sheikh Zayed menjadi tempat ibadah yang nyaman untuk warga Solo dan sekitarnya. Serta menjadi tempat untuk memoderasi segalanya.

Baca Juga: Bus Listrik Merah Putih Siap Jadi Kendaraan Operasional pada KTT G20 di Bali

Tidak hanya menjadi tempat ibadah, Ganjar juga berharap Masjid Raya Sheikh Zayed menjadi center of excellence. Di tempat itu, masyarakat bisa berdiskusi dan ngobrol bersama terkait keagamaan.

“Bisa jadi tempat orang berdiskusi, orang ngobrol yang asyik. Selain tentu saja fungsi utamanya menjadi tempat ibadah warga Solo dan sekitarnya,” pungkasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Setiyo Bardono

Sumber: jatengprov.go.id, Presidenri.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Astrid Rilis Album Terbarunya Lewat Jalur Indie

Rabu, 15 April 2026 | 20:44 WIB

Reli IHSG Dinilai Rentan dan Bersifat Sementara

Senin, 13 April 2026 | 10:43 WIB
X