Peneliti BRIN Ungkap Makna Bentuk Tanda Tangan di Surat Perjanjian Pagang Gadai Minangkabau

photo author
Setiyo Bardono, Tinemu
- Senin, 6 Januari 2025 | 10:45 WIB
Beragam bentuk tanda tangan di Surat Perjanjian Pagang Gadai di Minangkabau. (brin.go.id)
Beragam bentuk tanda tangan di Surat Perjanjian Pagang Gadai di Minangkabau. (brin.go.id)

TINEMU.COM - Peneliti Pusat Riset Manuskrip, Literatur, dan Tradisi Lisan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Daratullaila Nasri mengungkapkan hal menarik saat meneliti beragam bentuk tanda tangan di Surat Perjanjian Pagang Gadai di Minangkabau, Sumatera Barat.

Pagang gadai merupakan perjanjian kesepakatan dan kepercayaan antara penggadai dan pemberi pinjaman, yang merupakan tradisi adat Minangkabau. Kesepakatan ini dituangkan dalam dokumen tertulis yang ditandatangani oleh kedua pihak dan saksi-saksi.

Daratullaila mengatakan, di balik kesederhanaannya, pagang gadai mencerminkan cara unik budaya lokal menjaga harmoni melalui aturan adat.

Baca Juga: Melihat atau Terkena Kasus KDRT, Lapor ke SAPA 129 di SATUSEHAT Mobile

“Di balik lembar kertas tua yang rapuh, tersimpan keunikan tentang keberagaman tanda tangan dalam surat pagang gadai,” ungkap Daratullaila dikutip Tinemu.com dari laman brin.go.id pada Senin, 6 Januari 2024.

Tanda tangan tersebut ada yang berbentuk lingkaran, tanda silang, cap jempol, nama yang ditulis dengan tangan gemetar, hingga simbol nama yang sudah agak konvensional.

“Bagi masyarakat, tanda tangan bukan sekadar coretan tinta, tetapi cermin nilai-nilai adat, status sosial, dan tingkat literasi yang berbaur dalam satu perjanjian,” jelas Daratullaila.

Baca Juga: for Revenge Gandeng More on Mumbles Rilis Single Versi Akustik

Keunikan ini tidak hanya membuka jendela ke tradisi lokal, tetapi juga mengungkapkan jejak sejarah yang lebih luas tentang bagaimana hukum adat dan kebiasaan bertahan di tengah pengaruh zaman.

Daratullaila menguraikan, ada ratusan manuskrip surat pagang gadai yang diamati, mulai 1844 hingga 1971-an. Manuskrip-manuskrip ini memperlihatkan keragaman tanda tangan yang digunakan oleh penggadai, pemberi pinjaman, saksi-saksi, dan juru tulis.

Berikut makna di balik keberagaman bentuk tanda tangan pada manuskrip surat pagang gadai:

Baca Juga: Diskon Listrik 50% Berlaku Januari-Februari 2025, Masyarakat Tak Perlu Buru-Buru Beli Token

1. Silang, Lingkaran, dan Kupu-Kupu

Sistem penulisan tanda tangan dalam bentuk silang, lingkaran, dan kupu-kupu adalah tanda tangan terletak di tengah nama.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Setiyo Bardono

Sumber: brin.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Memahami Filosofi Warna dalam Budaya Bali

Jumat, 17 April 2026 | 07:58 WIB

Puisi Hafiz Shirazi Lebih Berbahaya dari Filsafat?

Sabtu, 11 April 2026 | 18:29 WIB

'Warung Pocong', Ketika Komika Main Film Horor

Senin, 6 April 2026 | 14:18 WIB

'Pelangi di Mars', Kecantikan Visual yang Kosong

Senin, 16 Maret 2026 | 13:11 WIB

Cerpen: Kain Putih untuk Malam Terakhir

Jumat, 27 Februari 2026 | 22:58 WIB

'Titip Bunda di Surga-Mu' Tak Sekedar Mengharu Biru

Sabtu, 14 Februari 2026 | 12:49 WIB
X