TINEMU.COM - Peneliti Pusat Riset Manuskrip, Literatur, dan Tradisi Lisan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Daratullaila Nasri mengungkapkan hal menarik saat meneliti beragam bentuk tanda tangan di Surat Perjanjian Pagang Gadai di Minangkabau, Sumatera Barat.
Pagang gadai merupakan perjanjian kesepakatan dan kepercayaan antara penggadai dan pemberi pinjaman, yang merupakan tradisi adat Minangkabau. Kesepakatan ini dituangkan dalam dokumen tertulis yang ditandatangani oleh kedua pihak dan saksi-saksi.
Daratullaila mengatakan, di balik kesederhanaannya, pagang gadai mencerminkan cara unik budaya lokal menjaga harmoni melalui aturan adat.
Baca Juga: Melihat atau Terkena Kasus KDRT, Lapor ke SAPA 129 di SATUSEHAT Mobile
“Di balik lembar kertas tua yang rapuh, tersimpan keunikan tentang keberagaman tanda tangan dalam surat pagang gadai,” ungkap Daratullaila dikutip Tinemu.com dari laman brin.go.id pada Senin, 6 Januari 2024.
Tanda tangan tersebut ada yang berbentuk lingkaran, tanda silang, cap jempol, nama yang ditulis dengan tangan gemetar, hingga simbol nama yang sudah agak konvensional.
“Bagi masyarakat, tanda tangan bukan sekadar coretan tinta, tetapi cermin nilai-nilai adat, status sosial, dan tingkat literasi yang berbaur dalam satu perjanjian,” jelas Daratullaila.
Baca Juga: for Revenge Gandeng More on Mumbles Rilis Single Versi Akustik
Keunikan ini tidak hanya membuka jendela ke tradisi lokal, tetapi juga mengungkapkan jejak sejarah yang lebih luas tentang bagaimana hukum adat dan kebiasaan bertahan di tengah pengaruh zaman.
Daratullaila menguraikan, ada ratusan manuskrip surat pagang gadai yang diamati, mulai 1844 hingga 1971-an. Manuskrip-manuskrip ini memperlihatkan keragaman tanda tangan yang digunakan oleh penggadai, pemberi pinjaman, saksi-saksi, dan juru tulis.
Berikut makna di balik keberagaman bentuk tanda tangan pada manuskrip surat pagang gadai:
Baca Juga: Diskon Listrik 50% Berlaku Januari-Februari 2025, Masyarakat Tak Perlu Buru-Buru Beli Token
1. Silang, Lingkaran, dan Kupu-Kupu
Sistem penulisan tanda tangan dalam bentuk silang, lingkaran, dan kupu-kupu adalah tanda tangan terletak di tengah nama.
Artikel Terkait
Utamakan Keselamatan, KAI Pertahankan Budaya ‘Tunjuk-Sebut’
Lawon Balebat Joko Avianto di Art Love U, Simbol Perlindungan Budaya dan Identitas yang Terkikis
Peragaan Perdana 'The Flying Cloth' Perpaduan Fashion Berkelanjutan dan Keindahan Budaya Batak
Kisah Bassilio Eksplorasi Budaya Baru Saat Ikuti Summer Course di Korea University
Kesaksian Paul Hendro Membangkitkan Ingatan Sejarah Bangsa, Balai Budaya 22-31 Des 2024