Peneliti BRIN Ungkap Makna Bentuk Tanda Tangan di Surat Perjanjian Pagang Gadai Minangkabau

photo author
Setiyo Bardono, Tinemu
- Senin, 6 Januari 2025 | 10:45 WIB
Beragam bentuk tanda tangan di Surat Perjanjian Pagang Gadai di Minangkabau. (brin.go.id)
Beragam bentuk tanda tangan di Surat Perjanjian Pagang Gadai di Minangkabau. (brin.go.id)

Pertama, tanda tangan itu menyimbolkan integrasi budaya, yakni kombinasi aksara Arab dan Latin, yang mencerminkan perpaduan dua sistem tulisan mewakili identitas budaya lokal (Islam atau tradisi Arab) dan pengaruh kolonial (Eropa).

Baca Juga: Inilah Tiga Tips Agar Mahasiswa dan Dosen Berperan Aktif Sukseskan Hilirisasi

Kedua, keselarasan tradisi dan modernitas. Dalam konteks tersebut, penggunaan aksara Arab menunjukkan penghormatan terhadap tradisi Islam. Sedangkan aksara Latin menandakan adaptasi terhadap sistem administrasi modern yang diperkenalkan oleh penjajah atau dunia internasional.

“Selain itu, jika dilihat dari status sosial dan literasi, tanda tangan Arab dan Latin menandakan bahwa pemiliknya memiliki tingkat literasi cukup tinggi dalam dua tradisi tulisan. Hal itu sekaligus menunjukkan status sosial tertentu, karena pada masa lalu tidak semua orang mampu menulis dalam kedua aksara tersebut,” tutur Daratullaila.

Dia menambahkan, makna lain yang mungkin bisa dikemukakan dari tanda tangan Arab dan Latin adalah sebagai simbol legitimasi dan kredibiltas, baik dalam lingkungan religius maupun administratif.

Baca Juga: Upie Guava Siap Rilis Film Sci-Fi 'Pelangi di Mars'

“Dalam lingkungan religius, penulis nama dengan aksara Arab mungkin diasosiasikan dengan nilai kejujuran dan keimanan. Sedangkan dalam lingkungan administratif, aksara Latin menegaskan legalitas tanda tangan dalam konteks sistem hukum atau administrasi modern,” tambahnya.

4. Simbol Unik Mewakili Identitas Personal

Tanda tangan simbol unik yang mewakili identitas personal adalah ekspresi autentik seseorang yang melampaui sekadar tulisan nama. Bentuk itu sering ditemukan dalam berbagai budaya dan periode sejarah, dengan makna yang beragam, baik simbolik, praktis, maupun estetis.

Tanda tangan bentuk ini, jelas Daratullaila, dapat dianggap mencerminkan karakteristik, kepribadian, atau posisi sosial pemiliknya.

Baca Juga: Jason Momoa Siap Tampil sebagai Villain di Supergirl!

“Dalam beberapa kasus, tanda tangan simbolik berfungsi sebagai ‘logo pribadi’ atau yang mengidentifikasi dokumen sebagai milik atau hasil persetujuan seseorang,” katanya.

Daratullaila menjelaskan beberapa hal yang menjadi keunggulan dan fungsi bentuk tanda tangan simbol unik ini. Pertama, keunikan. Simbol yang dirancang secara personal sulit dipalsukan, sehingga memberikan keamanan tambahan pada dokumen.

Kedua, kemudahan penggunaan. Simbol ini dapat digunakan oleh individu yang tidak memiliki kemampuan literasi, sehingga menjadi alternatif praktis dibandingkan dengan tanda tangan tulisan.

Baca Juga: Gala Premiere 'Ambyar Mak Byar' di Solo, Bikin Joget dan Nyanyi Bareng di Bioskop

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Setiyo Bardono

Sumber: brin.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Memahami Filosofi Warna dalam Budaya Bali

Jumat, 17 April 2026 | 07:58 WIB

Puisi Hafiz Shirazi Lebih Berbahaya dari Filsafat?

Sabtu, 11 April 2026 | 18:29 WIB

'Warung Pocong', Ketika Komika Main Film Horor

Senin, 6 April 2026 | 14:18 WIB

'Pelangi di Mars', Kecantikan Visual yang Kosong

Senin, 16 Maret 2026 | 13:11 WIB

Cerpen: Kain Putih untuk Malam Terakhir

Jumat, 27 Februari 2026 | 22:58 WIB

'Titip Bunda di Surga-Mu' Tak Sekedar Mengharu Biru

Sabtu, 14 Februari 2026 | 12:49 WIB
X