Pertama, tanda tangan itu menyimbolkan integrasi budaya, yakni kombinasi aksara Arab dan Latin, yang mencerminkan perpaduan dua sistem tulisan mewakili identitas budaya lokal (Islam atau tradisi Arab) dan pengaruh kolonial (Eropa).
Baca Juga: Inilah Tiga Tips Agar Mahasiswa dan Dosen Berperan Aktif Sukseskan Hilirisasi
Kedua, keselarasan tradisi dan modernitas. Dalam konteks tersebut, penggunaan aksara Arab menunjukkan penghormatan terhadap tradisi Islam. Sedangkan aksara Latin menandakan adaptasi terhadap sistem administrasi modern yang diperkenalkan oleh penjajah atau dunia internasional.
“Selain itu, jika dilihat dari status sosial dan literasi, tanda tangan Arab dan Latin menandakan bahwa pemiliknya memiliki tingkat literasi cukup tinggi dalam dua tradisi tulisan. Hal itu sekaligus menunjukkan status sosial tertentu, karena pada masa lalu tidak semua orang mampu menulis dalam kedua aksara tersebut,” tutur Daratullaila.
Dia menambahkan, makna lain yang mungkin bisa dikemukakan dari tanda tangan Arab dan Latin adalah sebagai simbol legitimasi dan kredibiltas, baik dalam lingkungan religius maupun administratif.
Baca Juga: Upie Guava Siap Rilis Film Sci-Fi 'Pelangi di Mars'
“Dalam lingkungan religius, penulis nama dengan aksara Arab mungkin diasosiasikan dengan nilai kejujuran dan keimanan. Sedangkan dalam lingkungan administratif, aksara Latin menegaskan legalitas tanda tangan dalam konteks sistem hukum atau administrasi modern,” tambahnya.
4. Simbol Unik Mewakili Identitas Personal
Tanda tangan simbol unik yang mewakili identitas personal adalah ekspresi autentik seseorang yang melampaui sekadar tulisan nama. Bentuk itu sering ditemukan dalam berbagai budaya dan periode sejarah, dengan makna yang beragam, baik simbolik, praktis, maupun estetis.
Tanda tangan bentuk ini, jelas Daratullaila, dapat dianggap mencerminkan karakteristik, kepribadian, atau posisi sosial pemiliknya.
Baca Juga: Jason Momoa Siap Tampil sebagai Villain di Supergirl!
“Dalam beberapa kasus, tanda tangan simbolik berfungsi sebagai ‘logo pribadi’ atau yang mengidentifikasi dokumen sebagai milik atau hasil persetujuan seseorang,” katanya.
Daratullaila menjelaskan beberapa hal yang menjadi keunggulan dan fungsi bentuk tanda tangan simbol unik ini. Pertama, keunikan. Simbol yang dirancang secara personal sulit dipalsukan, sehingga memberikan keamanan tambahan pada dokumen.
Kedua, kemudahan penggunaan. Simbol ini dapat digunakan oleh individu yang tidak memiliki kemampuan literasi, sehingga menjadi alternatif praktis dibandingkan dengan tanda tangan tulisan.
Baca Juga: Gala Premiere 'Ambyar Mak Byar' di Solo, Bikin Joget dan Nyanyi Bareng di Bioskop
Artikel Terkait
Utamakan Keselamatan, KAI Pertahankan Budaya ‘Tunjuk-Sebut’
Lawon Balebat Joko Avianto di Art Love U, Simbol Perlindungan Budaya dan Identitas yang Terkikis
Peragaan Perdana 'The Flying Cloth' Perpaduan Fashion Berkelanjutan dan Keindahan Budaya Batak
Kisah Bassilio Eksplorasi Budaya Baru Saat Ikuti Summer Course di Korea University
Kesaksian Paul Hendro Membangkitkan Ingatan Sejarah Bangsa, Balai Budaya 22-31 Des 2024